Pelajaran dari Kotbah Pentakosta

Waktu datang ke gereja hari ini, 31-05-2009, aku datang dengan suasana hati yang nggak menentu karena karirku kandas di perusahaan asuransi jiwa. Ketakutan dan kekuatiran yang coba ditanamkan si jahat sempat menyerang aku. Tetapi puji Tuhan, karena Allah nggak meninggalkan aku. Sewaktu penyembahan, rohku dibaharui. Aku juga mendapat pelajaran berharga dari kotbah pendeta yang datang dari luar kota pekanbaru (tasikmalaya, tepatnya).
Kalau Roh Kudus bekerja lewat orang yang percaya kepada Yesus, maka orang yang dianggap biasa, kurang pengetahuan, bakal jadi orang yang luar-biasa, lebih berpengetahuan. Contohnya kedua belas rasul yang dipenuhi oleh Roh Kudus sewaktu dihadapkan kepada para pemimpin dunia yang merupakan orang-orang yang luar biasa dan berpengetahuan luas waktu itu. Jadi, pelajaran satu, kuasa Roh Kudus membuat orang-orang yang percaya kepada Yesus melewati keterbatasan manusia biasa.
Pelajaran kedua, oleh Roh Kudus di dalam Yesus, walaupun orang percaya kepada Yesus dianggap kecil jadi besar. Bahkan alam maut nggak bisa merampas apa yang kita taruhkan di dalam nama Yesus.
Pelajaran ketiga, sesudah diurapi oleh Roh Kudus, setiap orang yang percaya Yesus kudu mengikuti Allah dengan sepenuh hati. Mengikuti dengan sepenuh hati berarti memburu Allah. Oleh karena itu, setiap orang kudu berjalan di rel yang sudah ditetapkan Allah. Rel bagi orang percaya adalah Firman Tuhan, persekutuan sendiri dengan Allah, juga Roh Kudus.
Pelajaran keempat, mengikuti dengan sepenuh hati berarti kudu ada perubahan manusia batiniah. Berarti pembentukan roh manusia menjadi selaras dengan Roh Allah sehingga memiliki sikap yang berbeda dari manusia biasa.
Pelajaran kelima, meminta sesuai dengan apa yang sudah dikatakan Allah tentang hak orang-orang percaya waktu meminta itu datang. Hal ini berarti menyatukan semua perkataan Allah sebagai potongan visi yang berasal dari Allah ; sehingga waktu mengajukan klaim kepada Allah datang, nggak ragu-ragu lagi. Walaupun itu bisa bertahun-tahun lamanya untuk menunggu.

Tinggalkan Balasan