Waktu kelepasan (deliverance) terjadi, maka kemerdekaan (liberty) juga akan mengikuti. Menurut Yak 4:7, sebelum mengalami kelepasan yang akan diikuti dengan kemerdekaan, maka kudu tunduk kepada Allah.
Tunduk (submit) itu bukti ketaatan (obedience) yang sempurna di hadapan Allah melakukan semua perkataanNya. Di hadapan Allah, ketidaktaatan (disobedience) sekecil apapun, sama dengan penyembahan berhala. Dan Allah sangat membenci penyembahan berhala. Kalau begitu, maka iblis bakal gampang banget menyerang dan mengikat orang yang tidak taat. Jadi, kudu melawan (resist) terhadap setiap godaan dan siasat si iblis. Dan kalau mau melawan si iblis, kudu bergumul (wrestling) dalam doa yang benar. Doa yang benar itu adalah doa yang di dalam roh dan kebenaran. Karena iblis yang dilawan bukanlah darah dan daging (Efesus 6:12). Ingat pelajaran Elia yang disuruh Allah ke seorang janda ? Itu pelajaran yang berharga tentang ketaatan. Seorang janda, yang anaknya sakit keras/sekarat dengan persediaan bahan makanan yang menipis di musim kering karena hujan nggak turun sesudah Elia bilang ke raja Israel waktu itu, diminta untuk dahuluin kebutuhan nabi Allah. Waktu taat (obey) untuk menundukkan diri (submit) di bawah kuat kuasa Allah dan melawan (resist) si iblis, maka terobosan (breakthrough) dari Allah bakal datang dengan sendirinya. Untuk melawan (resist) si iblis, perlu diperlengkapi dengan senjata Allah. Ikat pinggang kebenaran, karena pinggang yang hubungin tubuh atas dan bawah. Kebenaran dan keadilan yang persetujuan Allah melindungi dada, karena jantung dan hati kita lemah, kudu dijaga dengan kewaspadaan. Berjalan dengan kerelaan mengatakan ke sebanyak mungkin orang tentang kebenaran Allah. Dan menggunakan perisai iman di segala sikon untuk menahan serangan panah api si iblis. Dengan meletakkan pikiran keselamatan dari Kristus sebagai pelindung pikiran dan seluruh bagiannya. Serta memegang pedang roh, yaitu Firman Allah.
DIarsipkan di bawah: Artikel | Ditandai: deliverance, liberty, obedience, obey, resist, senjata Allah, submit, wrestling
yups, gw stuju yg penting saat kita tahu apa yang harus kita lakukan, maka segeralah lakukan. karena pengetahuan tanpa tindakan apapun…… Omong kosong kan.
Hanya ketaatan akan FIRMAN TUHAN yang membuat kita tetap berkomitmen pada-Nya.
Tapi ingat kita juga perlu untuk tertanam di Gereja lokal dan dibimbing oleh seorang mentor untuk bisa malsimal dalam pertumbuhan rohani kita
Jangan lupa yach…+
makasih, joss masih mencari di mana bakal tertanam.